Jufri Sineke, S.Pd, SST, M.Si dan Tim Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado Gelar Pengabdian Masyarakat di MIS Kayubulan

Avatar photo
Jufri Sineke Bersama Tim Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado Gelar Edukasi Jajanan Sehat di MIS Kayubulan. (Foto: istimewa)

SULUT, NyiurNews.com ━ Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Mei 2025, bertempat di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kayubulan Manado oleh tim pengabmas Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado dengan tema “Pemberdayaan siswa dengan edukasi gizi pemilihan jajanan sehat dan bergizi” untuk mengatasi masalah konsumsi jajanan tidak sehat dan berbahaya pada siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Kayubulan Manado.

Ket foto : Tim Pengabmas Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado bersama siswa MIS Kayubulan Manado dalam kegiatan edukasi gizi dan jajanan sehat. (Foto: istimewa)

Tim Pengabdi diketuai oleh Jufri Sineke, S.Pd, SST, M.Si dengan beranggotakan Olga Lieke Paruntu, S.Pd, M.Si dan Chintia Ulva Isima, SST, MKM, serta dibantu oleh para mahasiswa. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ibu Anita Tona, S.Pd.I, M.Pd selaku Wakil Kepala Madrasah bidang kesiswaan, dan dihadiri oleh guru-guru serta para siswa yang menjadi sasaran utama kegiatan edukasi.

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa dengan edukasi gizi dalam pemilihan jajanan sehat dan bergizi, sekaligus meningkatkan pengetahuan siswa terhadap bahaya jajanan tidak sehat. Jajanan tidak sehat adalah makanan yang mengandung zat berbahaya dan dapat menyebabkan keracunan, bahkan berakibat fatal pada kesehatan manusia. Dampaknya bisa menimbulkan penyakit kanker, kerusakan organ tubuh, dan yang paling fatal adalah kematian.

Ket foto : Edukasi Gizi di MIS Kayubulan Disambut Antusias Siswa dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat Jurusan Gizi Poltekkes Manado. (Foto: istimewa)

Berdasarkan survei yang dilakukan di MIS Kayubulan Manado, sebagian besar siswa membeli jajanan untuk dikonsumsi saat istirahat atau setelah jam sekolah berakhir, terutama bagi mereka yang tidak membawa sarapan dari rumah. Makanan jajanan tersebut umumnya diperoleh dari penjual makanan dan minuman di kantin maupun sekitar madrasah.

Salah satu cara untuk mencegah keracunan maupun dampak buruk dari jajanan tidak sehat adalah dengan membekali siswa sekolah dasar dengan pengetahuan mengenai makanan yang baik. Pengetahuan tentang makanan dan kesehatan meliputi pemahaman mengenai gizi seimbang, kebersihan dan kesehatan makanan, serta penggunaan bahan tambahan makanan dalam jajanan. Melalui edukasi ini, diharapkan para siswa dapat lebih mengerti serta mampu memilah jenis makanan sehat yang layak dikonsumsi, sekaligus memahami dampak dari makanan yang tidak sehat.

Suasana antusias siswa MIS Kayubulan saat menerima edukasi pemilihan jajanan sehat dalam kegiatan pengabdian masyarakat. (Foto: istimewa)

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan lancar dan mendapatkan respon yang sangat antusias dari para peserta. Kegiatan diakhiri dengan pemberian alat investasi pendidikan.

Penulis: Jufri Sineke, S.Pd, SST, M.Si dan Tim